Thursday, 8 January 2009

Taqwa dalam cinta


Benarkah cinta? benarkah cinta yang telah 12 tahun aku semaikan ini? benarkah aku telah melangsaikan tanggungjawab cintaku pada isteri yang tetap disisi sepanjang alam perkongsian ini? 12 tahun yang lalu, aku melafazkan kecintaan ku pada si dia, lalu dia redha, lalu aku berjanji, dan dia lalu menerima dan memegang janjiku. seusai akad aku lafazkan, maka dia menjadi isteri dan kekasih, teman dan penghibur, perindu dan pemujuk, peramal emosiku dan pengubat resahku. Dan aku jadi suami dan kekasih, pelindung dan pemberi, juga lelaki yang menanggung janji.

lalu dalam muhasabah lelaki suami yang daif ini, aku menilai janji-janji cinta yang aku lafazkan sewaktu cinta masih muda dan penuh menyelubungi seluruh diri...lalu aku bertanya padaku,




1. isteri yang redha akan menerima suaminya seadanya. maka pantaskah jika aku menjadi suami yang cukup seadanya? cukupkah usahaku menjadi suami yang membimbing isteri kejalan ALLAH SWT?




2. isteri yang redha akan tersenyum dengan canda suaminya. maka tuntaskah candaku demi menghibur hati isteriku? adilkah aku jika aku kembali diwaktu senja dengan wajah mencuka tanpa sapaan lembut yang mendamaikan hati isteriku?




3. isteri yang redha akan gembira dengan rezeki yang dibawa pulang suaminya. justeru wajarkah jika aku sekadar menjinjit sebungkus kuih tanpa usaha keras memikul seguni beras?




4. isteri yang redha akan tenang bernaung di pondok usang demi suaminya. tetapi bukankah Taj Mahal yang aku janjikan? maka bukankah janji itu janji cinta yang sewajibnya aku tunaikan?




isteri yang redha adalah isteri solehah. isteri yang redha akan menerima kelemahan suaminya. tetapi suami yang Taqwa adalah suami yang tidak redha mengizinkan isterinya hidup bercalar duri. suami yang taqwa tidak redha isterinya menangis kerana kelemahan suami. suami yang taqwa adalah suami yang tidak redha melihat isterinya menguburkan janji-janji suaminya yang tidak tertunai....




Aku ingin jadi suami dan kekasih, pelindung dan pemberi, dan pencinta yang menunaikan janji...

Monday, 1 December 2008

Jemputan ke sisi ALLAH

I wish to offer my sincerest condolences to the family of ALLAHyarham Datuk Razali Ismail, our deputy education minister. May ALLAH bless him with forgiveness and rahmah.
His appointment as deputy minister was seen by us in the ministry as a light at the end of a dusty and dark tunnel of education. his background as an educationist has made it possible for him to fully appreciate every nook and crannies of our education jungle. too many opportunistic politicians -who had not any inkling of what education is all about- had dipped their dirty hands into the future of our children. thus his appointment had at least rejuvenated our hope which had dimmed all these while.
Of course, his very short time in ministry might not make it possible for him to make a very strong impression on all of us. however, those who had had the chance to work with him said that he was a very hardworking man, and his experiences as an educationist had made it possible for him to really understand the game. Alas, man can only propose, but God disposes.
"Kullu nafsin zaa iqatul maut". May ALLAH bless him. semoga ALLAH menempat ALLAHyarham bersama orang-orang yang di beri petunjuk dan hidayah.

Wednesday, 26 November 2008

Mencari ikhlasnya aku



mampukah aku menemui keikhlasan dalam perjalanan singkat menuju alam kekal di sisi ALLAH suatu hari nanti?

ikhlas itu seperti seekor semut hitam di atas batu hitam di malam yang gelap gelita.. itu sebaris bicara yang pernah kubaca. lalu, jika sebegitu sukarnya mencari keikhlasan dari sudut takrifnya, pasti mencari ikhlas dalam diriku ini lebih sukar lagi. ikhlas kah aku? dalam menjalani perjalanan dan ujian ini? adakah aku ikhlas jika :-

  1. serentak tangan kananku menghulur sedekah ke tangan kecil anak-anak yang meminta, serentak hati berdetik betapa mereka ini dipergunakan oleh si dewasa yang keji?
  2. rapat bahu ku menghimpit teman jemaah, tetapi jauh hati ku dari silaturrahim mereka?
  3. senyum aku pada jiran yang menyapa, tetapi jengkil jiwaku pada kucingnya yang mengotori laman ku?
  4. ramah bicaraku pada rakan yang menegur, tapi dingin sukma ku pada dirinya?
  5. tekun langkahku mengais rezeki, tapi lemah tanganku pada amanah?
  6. ku beri ihsan dan kasih pada isteri yang bernaung pada ku, tetapi ku kurung redha pada kelemahan-kelemahannya?

maka sesatkah aku dalam pencarian?. mencari ikhlas yang benar tulus. tak mengapa, aku akan terus mencari. semoga ALLAH memberiku waktu.

Wednesday, 19 November 2008

Congratulations for job well done


I am going to post a personal message today.
my dear brother RUHIBUDIMAN has been blessed with a baby boy early this morning. he's his second offspring, of which the first one is a cute girl named Aina Adriana, whom i call Adrianut...
well done, bro! now that you are blessed with another mouth to feed, i sincerely suggest you drop your dream of the honda civic 1.8 vtec, and revert to perodua rusa instead!

Tuesday, 2 September 2008

Mencari Erti Ramadan

Salam hormat buat pengunjung-pengunjung laman ini,
Sempena Ramadan yang mulia ini, izinkan saya berpesan kepada diri saya sendiri dan juga kepada saudara-saudari sekelian agar kita sama-sama mengambil kesempatan dari keberkatan bulan ini. marilah kita perbanyakkan ibadah, dan menghentikan permusuhan, terutama sekali permusuhan yang tidak membawa manfaat pada agama dan bangsa kita.
sekiranya sepanjang perkenalan kita di arena maya ini, wujud kata-kata yang mengguris dan menyakitkan hati , dengan ikhlasnya saya pohon kemaafan. sesungguhnya sebagai manusia, saya selalunya merasa megah dengan pendapat sendiri, dan selalu saja merasa yakin bahawa saya berada dalam kebenaran. namun, hakikat sebenarnya hanya ALLAH SWT yang maha mengetahui.
Salah atau Benar tidak sejelas Hitam atau Putih...
"Ya Allah, aku berlindung padaMu dari Azab (Neraka),
dan aku berlindung padaMu dari fitnah Dajjal,
dan aku berlindung padaMu dari fitnah hidup dan mati.."

Thursday, 21 August 2008

Tuhan, aku ingin kembali

melihat ke dalam mata anak itu
terbit rindu
pada ketulusan kata yang hanya selapis makna

membaca kejernihan mata anak itu
timbul ingin
pada keikhlasan rasa yang lurus tujunya

begitu aku menilai kekotoran nurani
pada diri yang jauh sesat di belantara duniawi
kata-kata senyum dan tangis yang sentiasa dilingkari
kelupaan pada tujuan ukhrawi
gerak badan angguk dan geleng yang penuh makna
penuh siratan yang membayangi tujuan

merenung sinar dari mata anak itu
membuat aku ingin kembali.

Friday, 30 March 2007

life : my version

i read somewhere, life- is what happens around you when you're busy thinking about it.
to certain extent, i do agree with Mr. Lennon. however, life is not that simple actually. you have to influence it - for your benefit that is....

Friday, 2 February 2007

entri dari machista

assalamualaikum, 2 februari 2007
hidup jika banyak tanda tanya, jadi rumit dan ruwet.
cinta jika banyak rasa wasangka, jadi hambar dan dingin.
aku ingin menjadi manusia yang lurus, terus, tanpa banyak soal, dan aku juga ingin menjadi pencinta agung yang percaya. insyaAllah, jika diizinkan...